Karpet Tile, Solusi Praktis dan Elegan untuk Lantai Kantor

Desain kantor yang tepat mampu memberi kesan profesional bagi tamu, sekaligus meningkatkan atmosfer lingkungan kerja yang positif. Karpet tile adalah salah satu solusi modern untuk menciptakan tampilan lantai yang apik dan cocok dengan interior kantor. Tidak seperti lembaran karpet besar biasa, jenis karpet ini lebih praktis dan memberi banyak keuntungan, baik dari segi pemasangan, pemeliharaan, maupun biaya.

 

Jika Anda berpikir untuk menghiasi lantai kantor dengan karpet, atau mempertimbangkan untuk membuka kantor sendiri, karpet ini bisa menjadi solusi sempurna untuk melengkapi desain kantor.

 

Apa Itu Karpet Tile?

Karpet tile (carpet tiles) adalah solusi yang relatif baru untuk melapisi lantai dengan lebih efisien, murah, dan praktis. Dikenal juga dengan nama carpet squares, karpet ini tidak terdiri dari lembaran besar, melainkan potongan-potongan terpisah berbentuk persegi. Karpet ini biasanya ditemukan di bangunan komersial dan tempat umum, misalnya perkantoran, gedung sekolah, dan ruang tunggu bandara.

 

Karpet tile hadir dalam berbagai tekstur, warna, dan pola, sehingga Anda bisa menyesuaikannya dengan desain ruangan. Ukuran setiap lembar biasanya sekitar 50 x 50 sentimeter, walau ada juga ukuran lain seperti 60 x 60 dan 25 x 100 sentimeter. Pilihan warna dan coraknya kini semakin beragam, sehingga pemilik rumah pribadi banyak yang menggunakannya. Akan tetapi, gedung kantor tetap menjadi salah satu tempat terpopuler untuk memasang karpet tile.

 

Permukaan karpet ini biasanya terbuat dari serat sintetis, seperti nilon dan olefin (polypropylene). Bagian bawah karpet (carpet backing) kerap terbuat dari bitumen atau PVC. Setiap bahan ini memiliki karakteristik sendiri, sehingga pembeli harus menyesuaikannya dengan anggaran serta kebutuhan pemasangan karpet.

 

Alasan Memilih Karpet Tile

Karpet tile kini semakin populer di kalangan pemilik gedung kantor dan rumah pribadi, karena karakteristiknya memberi berbagai keuntungan, baik dari segi pemasangan maupun biaya. Berikut contoh keunggulan produk ini dibandingkan karpet biasa:

 

  • Pemasangan yang mudah

Kemudahan pemasangan merupakan keunggulan utama karpet tile. Anda bahkan bisa memasangnya sendiri dengan menggunakan perkakas sederhana, tanpa harus memanggil tukang. Karpet ini juga cocok untuk ruangan berbentuk L atau yang memiliki sudut-sudut kecil, karena Anda bisa menyesuaikan bentuk karpet dengan lebih mudah.

 

  • Kemudahan dalam berkreasi

Punya jiwa kreatif dan ingin membuat lantai terlihat menarik? Anda bisa menggunakan karpet tile untuk menciptakan pola menarik di lantai, misalnya dengan menggabungkan lembar-lembar karpet berbagai warna. Anda bisa menciptakan tampilan ruangan yang unik, cukup dengan menggambar pola dan memasang karpet mengikuti pola tersebut.

 

  • Mudah diangkut dan dipindahkan

Mengangkut dan memindahkan karpet bisa cukup menyusahkan, terutama jika karpet tersebut lebar dan berat. Anda harus menyingkirkan semua perabot dari ruangan dan menggulung karpet sebelum bisa memindahkannya. Karpet tile jauh lebih praktis, karena Anda bisa melepasnya satu-persatu dan memindahkannya secara bergiliran, sehingga tidak memberatkan.

 

  • Mudah dibersihkan dari debu

Karpet tile biasanya memiliki permukaan serat yang rendah, sehingga partikel debu tidak mudah menempel. Penyedot debu Anda bisa menyedot partikel kecil dengan lebih mudah dari permukaan karpet tile, dibandingkan dengan karpet biasa. Itulah sebabnya karpet tile cukup populer di rumah dengan penghuni yang alergi debu.

 

  • Melindungi lantai dengan lebih baik

Karpet tile umumnya terdiri dari serat sintetis yang rapat sebagai lapisan atas, serta bahan sintetis yang tidak kedap air di bagian bawahnya (carpet backing).  Lapisan karpet ini bisa melindungi lantai dengan lebih baik, terutama dari air dan kelembaban. Jamur dan lumut tidak akan mudah menyerang lantai di bawahnya.

 

  • Lebih mudah mengganti bagian yang rusak

Noda yang sulit dibersihkan adalah momok bagi pemilik karpet. Akan tetapi, jika Anda memiliki karpet tile, cukup angkat dan singkirkan bagian yang bernoda, lalu tempelkan lembaran karpet yang baru. Lantai kembali bersih, dan karpet tahan lebih lama.

 

  • Punya daya tahan lebih baik

Karpet tile biasanya lebih bisa menahan beban dari orang yang berjalan bolak-balik di atasnya, sehingga cocok untuk dipasang di bangunan komersial. Karpet tile juga tidak mudah berbekas, bahkan setelah dibebani dengan perabot berat, seperti kursi kerja yang sering diduduki atau rak besar.

 

  • Memiliki daya peredam suara

Karpet tile memiliki daya peredam suara yang jauh lebih baik dari karpet biasa. Karpet ini cocok untuk dipasang di ruang kantor besar yang sibuk, karena suara-suara ribut dari berbagai penjuru bisa sedikit teredam, dan tidak mengganggu konsentrasi bekerja.

 

  • Lebih hemat

Karpet tile jauh lebih menghemat biaya daripada karpet gulungan biasa. Anda mungkin harus memotong karpet untuk menyesuaikannya dengan ukuran dan bentuk ruangan, sehingga banyak bagian yang terbuang. Karpet tile lebih mudah disesuaikan dengan bentuk dan ukuran ruangan, karena bentuknya yang berupa helai-helai individual. Bahkan jika harus memotong, bagian karpet yang dibuang tidak terlalu banyak.

 

Dengan semua keunggulan ini, tidak heran jika karpet tile cukup populer di perkantoran, gedung komersial, dan bahkan hunian pribadi. Karpet ini juga cocok untuk ruangan yang sudah disesaki banyak perabot, karena Anda tidak perlu mengosongkan semua area sekaligus hanya untuk memasang karpet.

 

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Karpet Tile

Menemukan karpet tile kini sangat mudah, namun ada faktor kualitas yang harus dipertimbangkan. Harga tidak selalu menjadi patokan, karena ada hal-hal yang mempengaruhi kualitas karpet secara keseluruhan. Sebelum memilih karpet tile, pastikan Anda memperhitungkan faktor-faktor ini:

 

  • Bahan pembuat serat/benang karpet

Bahan populer untuk membuat karpet tile, seperti nilon, olefin, atau serat daur ulang (recycled fiber) memiliki karakteristik masing-masing. Pastikan Anda tahu bahan dasar karpet yang hendak dibeli, dan sesuaikan dengan kondisi di ruang yang akan dipasangi karpet.

 

  • Bahan pembuat alas karpet

Alas karpet tile bisa terbuat dari karet, PVC, atau bitumen, dan masing-masing memiliki karakteristik berbeda. Anda harus menyesuaikan antara bahan alas karpet dengan jenis lantai serta kondisi ruangan tempat karpet akan dipasang, termasuk seberapa sering orang lalu-lalang di ruangan tersebut.

 

  • Ukuran kerapatan benang

Ukuran kerapatan benang (gauge) merujuk pada jarak antar jalinan benang-benang yang membentuk permukaan karpet. Logikanya, semakin rapat jalinan antar benang-benang ini, semakin awet juga permukaan karpet. Hal ini karena jarak antar benang yang rapat mampu menahan beban dengan lebih baik, sehingga karpet tidak mudah berubah bentuk atau rusak.

 

  • Ukuran ketinggian benang

Benang yang tinggi mungkin membuat karpet terlihat lembut, tetapi karpet semacam ini juga cenderung rapuh. Selain itu, benang-benang tinggi mampu “menangkap” lebih banyak partikel debu ketimbang benang karpet pendek, tidak cocok untuk penderita alergi.

 

  • Tipe jalinan benang

Berbagai jenis karpet memiliki metode jalinan benang/serat yang beragam, seperti berber, level loop, random shear, dan sebagainya. Masing-masing memiliki karakteristik khusus yang akan mempengaruhi pilihan karpet, tergantung di mana Anda akan memasangnya.

 

Selain keempat faktor tersebut, pastikan memperhitungkan aspek penting lain, seperti lama garansi serta reputasi penyedia karpet. Anda bisa berkonsultasi dengan kontraktor atau konsultan dari jasa pemasangan karpet untuk menentukan jenis yang paling tepat.

 

Perbedaan Berbagai Bahan Pembuat Karpet Tile

Ada berbagai bahan yang biasa dijadikan bahan permukaan (benang) serta alas karpet tile. Berikut adalah perbedaan karakteristik bahan-bahan ini untuk Anda jadikan pertimbangan sebelum membeli.

 

Bahan Benang Karpet

  • Nilon

Nilon adalah bahan terpopuler untuk membuat benang karpet tile. Keunggulan bahan ini antara lain tahan lama, mampu menahan lalu-lintas kaki yang terus-menerus, mudah dibersihkan, tidak menyerap air, dan tidak mudah tergores. Jika Anda ingin memasang karpet tile di kantor besar atau bangunan komersial, bahan yang kuat seperti nilon sangat ideal.

 

  • Polypropylene

Polypropylene atau “olefin” adalah bahan karpet terpopuler kedua setelah nilon. Permukaan karpet dari serat olefin biasanya lebih lembut daripada nilon. Bahan ini juga lebih ringan dan murah. Akan tetapi, karena lebih tipis dari nilon, serat olefin biasanya lebih mudah rusak. Karpet dengan bahan ini lebih cocok untuk ruangan yang lalu lintas orangnya lebih sedikit.

 

Bahan Alas Karpet

  • Bitumen

Bitumen adalah bahan berwarna hitam mirip aspal, dan termasuk bahan populer untuk alas karpet tile. Bitumen menawarkan cengkeraman yang lebih baik pada lantai, sehingga tidak licin. Bitumen juga memberi efek peredam suara, sehingga cocok untuk lantai di lingkungan kantor terbuka, di mana suara berisik harus diredam sebisa mungkin untuk kenyamanan lingkungan kerja,

 

  • PVC

PVC adalah bahan populer lain untuk membuat alas karpet tile. Karakteristiknya sedikit lebih kaku ketimbang bitumen, sehingga membuat karpet lebih kuat dan awet. Alas PVC cocok untuk karpet yang harus dipasang di ruang di mana banyak orang lalu-lalang (terutama denggan sepatu).

 

Anda juga bisa menemukan berbagai karpet dengan bahan beragam, misalnya yang permukaan dan alasnya sama-sama terbuat dari serat olefin. Ada juga bahan-bahan alternatif seperti polyester daur ulang dan PVB, walau keempat bahan yang dijelaskan di atas tetap paling populer.

 

Perbedaan Tipe Jalinan Benang Karpet Tile

Permukaan karpet terbentuk oleh jaringan serat atau benang yang diikat menjadi jalinan-jalinan (clusters) yang rapat. Desain yang beragam dari jalinan benang-benang ini akan menghasilkan karakteristik permukaan yang berbeda, dan harus Anda sesuaikan dengan karakteristik ruangan.

 

Berikut beberapa tipe umum jalinan benang karpet, serta perbedaan dan karakteristik khususnya:

 

  • Random shear

Tipe jalinan benang ini terdiri dari kelompok-kelompok benang yang ujung-ujungnya tidak disimpul, sehingga memberi kesan lembut tetapi menggelitik jika dirasakan dengan kulit. Desain ini cocok untuk karpet di ruangan bergaya formal maupun informal, namun cenderung cepat rusak dan berubah bentuk, terutama jika banyak orang lalu-lalang.

 

  • Saxony

Tipe jalinan benang ini terdiri dari kumpulan benang yang rapat dan halus di bagian atasnya. Permukaan karpet dengan jalinan benang seperti ini terasa halus di kaki, dan cocok untuk ruangan formal yang jarang dilalui. Kekurangan permukaan karpet semacam ini adalah adanya serat-serat benang yang mungkin menonjol keluar setelah beberapa lama.

 

  • Velvet/plush

Tipe jalinan benang ini mirip dengan saxony, tetapi teksturnya lebih lembut dan elegan. Jalinan benang-benangnya juga relatif tinggi, sehingga memberi kesan mewah pada karpet. Akan tetapi, karpet dengan permukaan seperti ini lebih cocok untuk ruangan formal yang jarang dilalui, karena cenderung mudah rusak dan menangkap debu.

 

  • Level cut pile

Permukaan karpet bergaya level cut pile terdiri dari kumpulan benang yang dipotong sama rata, dengan deretan yang cukup rapat. Permukaannya sedikit lembut dan bertekstur, dengan serat-serat benang yang sedikit menonjol. Karpet dengan permukaan seperti ini cocok untuk ruangan yang lalu lintas orangnya tidak terlalu banyak, seperti ruang kantor pribadi atau ruang rapat.

 

  • Tufted loop

Karpet dengan gaya tufted loop menciptakan permukaannya dari jalinan benang yang ditekuk, dan disambung lewat bawah permukaan karpet. Tipe jalinan benang seperti ini menciptakan daya tahan lebih tinggi terhadap beban, seperti orang yang berjalan atau perabot berat. Tipe ini merupakan salah satu yang paling populer untuk karpet tile.

 

Karpet dengan jalinan benang ala tufted loop mungkin terasa agak kaku di bawah kaki, namun karpet Anda akan lebih mudah dibersihkan karena debu tidak mudah tersangkut.

 

  • Berber loop

Berber loop hampir mirip dengan tufted loop, tetapi jalinannya sedemikian rupa sehingga bentuknya lebih melebar. Jalinan yang padat dan lebar ini menciptakan daya tahan yang kuat, dan tidak mudah berbekas ketika diinjak atau dibersihkan dengan penyedot debu.

 

  • Multilevel loop

Karpet dengan gaya jalinan benang multilevel loop sama seperti sebelumnya, namun ketinggian tiap jalinan benang berbeda-beda. Desain ini menciptakan permukaan dengan struktur yang lebih menyolok, dan biasanya digunakan untuk membuat motif karpet yang unik.

 

Walau memiliki ketinggian benang berbeda, karpet dengan permukaan multilevel loop masih termasuk ideal untuk ruangan dengan banyak orang lalu-lalang. Karpet ini juga mudah dibersihkan dengan penyedot debu.

 

  • Cut loop

Cut loop adalah permukaan karpet dengan kombinasi antara simpul benang (loop) dan potongan benang biasa. Metode ini digunakan untuk menciptakan motif di permukaan karpet. Cut loop juga relatif mudah dibersihkan karena debu tidak mudah menempel di bagian yang disimpul.

 

  • Frieze

Frieze terdiri dari sederet jalinan benang yang meliuk dan dipuntir. Hasilnya adalah tekstur unik yang sedikit menyolok, dan mampu menyamarkan jejak kaki atau bekas tekanan perabot. Model ini kerap digunakan untuk karpet di ruangan dengan lalu lintas tinggi, karena jejak-jejak kaki tidak begitu kentara di permukaan karpet ini.

 

Berbagai jenis permukaan karpet ini bisa Anda temukan di banyak jenis karpet. Akan tetapi, karpet tile biasanya dibuat menggunakan tipe loop, terkait reputasinya sebagai karpet praktis untuk bangunan komersial dengan daya tahan tinggi.

 

Tipe Desain Pemasangan Karpet Tile

Karpet tile memungkinkan Anda untuk berkreasi dalam pemasangan, tetapi jika ingin memasang karpet di ruangan yang cukup luas, Anda sebaiknya menggunakan patokan desain. Selain membantu memudahkan pemasangan, patokan desain ini juga bisa menghasilkan efek visual tertentu.

 

Karpet tile hadir dalam bentuk helai-helai persegi (squares) dan persegi panjang (planks). Bentuk yang berbeda ini menghadirkan tantangan khusus dalam membentuk pola. Bagian bawah setiap helai karpet juga biasanya memiliki anak panah yang menunjukkan arah pemasangan. Berbagai desain pemasangan karpet akan menggunakan tanda anak panah pada ilustrasinya, sehingga Anda bisa mengikutinya.

 

Dengan menggunakan patokan desain, Anda bisa menciptakan pola-pola unik dengan helai-helai karpet, baik yang polos maupun bercorak. Berikut beberapa patokan desain pemasangan (installation layouts) yang bisa Anda coba untuk memasang karpet tile.

 

  • Monolithic

Monolithic adalah desain termudah, di mana Anda memasang setiap helai karpet agar menghadap ke arah yang sama. Setiap helai karpet juga berada dalam posisi sejajar, baik vertikal maupun horizontal, sehingga membentuk baris-baris yang rapi. Kekurangan model ini adalah tidak adanya variasi. Selain itu, jika pemasangannya melenceng sedikit saja, karpet bisa terlihat tidak rata dan kurang rapi.

 

Desain ini cocok untuk karpet tile dengan helai-helai persegi yang sama rata. Metode ini juga disarankan untuk karpet yang bercorak ramai, agar terlihat serasi ketika masing-masing pola dipasangkan.

 

  • Brick

Sesuai dengan namanya, desain Brick (bata) menjejerkan helai-helai karpet dalam posisi horizontal, sehingga mirip dinding batu bata. Setiap helai tidak dijejerkan secara sejajar, tetapi sedikit berselisih sejauh setengah ukuran helai karpet. Tampilan mirip batu bata ini menghadirkan variasi visual yang cukup unik, tetapi masih mudah dibuat.

 

Desain ini cocok jika Anda memasang karpet tile dengan helai persegi, tetapi ingin sedikit variasi dari desain Monolithic yang serba sejajar, walau pemasangannya masih mudah.

 

  • Ashlar

Desain Ashlar mirip dengan Brick, di mana setiap karpet dipasang menghadap ke arah yang sama, serta memiliki selisih jarak sekitar setengah panjang sisinya. Namun, desain Ashlar dibuat vertikal, sehingga lebih menyerupai kolom-kolom ketimbang baris-baris. Metode Ashlar biasanya disarankan untuk mengurangi tampilan bengkok-bengkok akibat garis-garis yang posisinya tidak pas antar satu sama lain.

 

Metode Ashlar cocok untuk memasang karpet tile bentuk persegi atau persegi panjang polos, karena pola serat-serat karpetnya akan membentuk desain samar tetapi tetap unik.  

 

  • Quarter Turn

Quarter Turn adalah desain pemasangan yang biasa disarankan untuk karpet dengan warna polos. Anda memasang setiap helai karpet dengan cara sejajar, seperti Monolithic, tetapi setiap helai selalu diputar sejauh 90 derajat berdasarkan posisi karpet di sebelahnya. Pola yang cukup mudah ini akan menciptakan desain yang samar dari serat-serat karpet yang Anda putar.

 

Quarter turn cocok untuk karpet tile dengan helai persegi yang memiliki desain serat karpet samar. Desain ini bisa diterapkan untuk karpet dengan pola minimalis atau yang bercorak merata, tetapi kurang cocok untuk corak rumit.

 

  • Herringbone

Desain Herringbone biasanya diterapkan untuk karpet tile yang setiap lembarnya memiliki bentuk persegi panjang (planks). Dua helai karpet dipadukan dalam posisi horizontal dan vertikal, sehingga membentuk huruf L. Ulangi pola ini dengan cara memasukkan setiap huruf L ke bagian dalam huruf L lain, begitu seterusnya hingga semua bagian lantai terisi.

 

Desain ini agak rumit, tetapi pola yang dihasilkan cukup menyolok. Desain ini juga cocok untuk karpet polos, tetapi Anda bisa juga menerapkannya untuk karpet dengan motif geometris kaku seperti garis-garis.

 

  • Basketwave

Basketwave adalah metode pemasangan yang mirip Herringbone, tetapi dengan pola 2-2 (dua helai vertikal dan dua helai horizontal). Anda bisa menciptakan pola yang mirip anyaman menggnakan desain ini. Desain ini juga termasuk rumit, tetapi jika sudah selesai, Anda akan mendapat pola karpet yang cukup unik.

 

Basketwave cocok untuk karpet tile dengan desain persegi panjang. Sama seperti Herringbone, desain ini sempurna untuk menciptakan keunikan dari karpet berpola sederhana.

 

  • Random

Sesuai namanya, pola desain Random (acak) berarti memasang helai-helai karpet begitu saja, tanpa memikirkan soal arah dan orientasi. Cara pemasangan seperti ini cukup menghemat waktu, terutama untuk ruangan yang luas dan tidak memiliki sudut-sudut janggal. Desain ini juga cocok untuk Anda yang cukup berpengalaman dengan pemasangan karpet, dan ingin bebas berkreasi.

 

Desain ini cocok untuk karpet dengan pola abstrak atau motif yang penyebarannya merata, tetapi kurang cocok untuk motif geometris kaku, karena akan terlihat berantakan.

 

  • Accent

Desain seperti ini cocok untuk pemilik karpet polos yang ingin memberi sedikit keunikan pada lantainya, tetapi tidak terlalu menyolok. Caranya dengan memasang karpet tile polos seperti biasa, tetapi selingi di beberapa titik dengan warna berbeda. Hasilnya adalah “percikan” warna di beberapa tempat yang akan memberi kepribadian berbeda untuk ruangan Anda.

 

Agar karpet terlihat serasi dengan ruangan (terutama di kantor atau bangunan komersial/umum), Anda bisa menggunakan karpet dengan warna netral atau gelap sebagai dasar, lalu menambahkan warna-warna cerah sebagai aksen.

 

  • Mix-and-Match

Mix-and-Match adalah desain yang menggabungkan beberapa karpet bercorak, untuk menciptakan pola yang lebih kreatif. Saat menggabungkan karpet tile dengan pola berbeda, pastikan keduanya bisa saling melengkapi. Agar tidak bertabrakan, Anda bisa memasang pola pertama di bagian luar, lalu diselingi dengan karpet polos, dan akhirnya pola kedua di bagian dalam.

 

Desain pemasangan bergaya Mix-and-Match menuntut keserasian antar pola, terutama untuk ruangan yang sudah memiliki karakter tertentu. Contoh yang cukup mudah adalah pemasangan selang-seling antara karpet tile bercorak dan polos, seperti papan catur. Jika tidak yakin, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan desainer sebelum memasang karpet.

 

Anda bisa mencoba salah satu desain di atas untuk memasang karpet dan menciptakan tampilan favorit. Akan tetapi, pembuatan desain di atas bisa cukup rumit jika Anda tidak berpengalaman. Menghubungi jasa pemasangan karpet adalah solusi terbaik.

 

Cara Menyiapkan Lantai sebelum Memasang Karpet Tile

Anda harus memastikan bahwa kondisi lantai sudah ideal sebelum memasang karpet tile. Lantai yang kondisinya buruk akan membuat permukaan karpet terlihat bergelombang atau tidak rata. Debu dan kelembaban juga akan merusak lantai serta bagian bawah karpet, sehingga mengurangi nilai properti, terutama untuk kantor atau bangunan komersial.

 

Berikut cara menyiapkan lantai agar permukaannya ideal sebagai tempat memasang karpet tile.

 

  • Pastikan ada celah di bawah pintu

Pintu harus menjadi pertimbangan jika Anda memasang karpet hingga memenuhi seluruh bagian lantai (wall-to-wall). Karpet tile biasanya memiliki ketinggian 4 hingga 7 milimeter, tergantung jenisnya. Pastikan di bagian bawah pintu ada celah sekitar 9-10 milimeter, agar orang bisa membuka dan menutup pintu dengan mudah tanpa tersangkut.

 

  • Singkirkan lapisan atas lantai (jika perlu)

Jika Anda hendak memasang karpet di ruangan tua, Anda mungkin akan menemukan kondisi lantai yang kurang ideal. Singkirkan permukaan lantai jika sudah terlalu tua dan cacat. Rapikan permukaan lapisan di bawah lantai yang sudah disingkirkan. Proses ini mungkin bisa memakan waktu berhari-hari, terutama jika lantai tersebut berada di bangunan yang sudah sangat tua.

 

  • Singkirkan semua perabot

Sebelum memasang karpet, semua barang sudah harus dikeluarkan dari ruangan. Temukan area penyimpanan yang aman untuk semua perabot dan barang, terutama jika proses persiapan pemasangannya membutuhkan waktu berhari-hari (misalnya jika kondisi lantai cukup rusak sehingga harus dirombak).

 

  • Tambal bagian lantai yang cacat

Lantai keramik atau ubin adalah permukaan yang paling ideal untuk karpet tile, walau lantai kayu, semen, atau beton juga bukan masalah. Hal terpenting adalah memastikan permukaan lantai mulus, tanpa lubang atau retakan. Ganti potongan ubin yang retak. Tambal lubang-lubang kecil di lantai kayu dengan dempul. Isi retakan di lantai semen dengan campuran semen. Intinya, permukaan lantai harus benar-benar rata.

 

  • Bersihkan seluruh bagian lantai

Pastikan seluruh bagian lantai bersih, kering, dan bebas debu sebelum Anda memasang karpet. Gunakan penyedot debu berkekuatan tinggi untuk menyedot semua partikel kecil, terutama jika Anda habis mendempul lantai. Ulangi proses ini beberapa kali sampai semua partikel kecil dan debu terangkat.

 

Lanjutkan pembersihan lantai dengan mengepelnya, tetapi pastikan Anda tidak membuat lantai terlalu basah, karena permukaan lantai harus benar-benar kering sebelum karpet dipasang. Jika Anda menggunakan cairan pel atau sabun, pastikan tidak ada yang tertinggal di permukaan lantai.

 

  • Gunakan cairan antibocor (untuk lantai kayu/semen)

Jika Anda memiliki lantai ubin atau keramik, Anda bisa langsung memasang karpet setelah permukaannya bersih dan kering. Akan tetapi, jika lantai Anda terbuat dari kayu atau semen, aplikasikan cairan antibocor (sealant) di permukaannya. Produk ini mencegah pori-pori kayu atau semen menyerap cairan jika ada yang tumpah dan menembus karpet.

 

Cairan antibocor khusus lantai biasanya diaplikasikan dengan botol semprotan atau kuas rol. Anda harus mengaplikasikannya sebanyak paling tidak dua kali, lalu tunggu selama sekitar satu jam hingga benar-benar kering.

 

Anda bisa menyesuaikan langkah-langkah di atas dengan kondisi lantai yang sesungguhnya. Intinya, lantai yang hendak dipasangi karpet tile harus memiliki permukaan rata, mulus, bersih, dan tidak lembab atau bermulut.

 

Tips Memasang Karpet Tile Agar Rapi

Ingin karpet tile Anda rapi dan lurus saat dipasang di lantai? Solusinya adalah menggunakan jasa pemasangan karpet. Akan tetapi, jika ingin berkreasi dengan memasang karpet sendiri, pastikan melakukannya dengan benar agar karpet terlihat rapi dan lurus.

 

Berikut beberapa tips untuk memasang karpet tile sendiri:

 

  • Siapkan perlengkapan yang tepat

Asalkan lantai sudah bersih dan rapi, Anda cukup menyiapkan perlengkapan sederhana tetapi tepat untuk memasang karpet. Siapkan kapur, pensil atau spidol nonpermanen, cutter, meteran, dan lem super.

 

  • Temukan tanda panah di belakang karpet

Setiap helai karpet tile biasanya memiliki simbol tanda panah kecil di bagian bawah permukaannya. Panah kecil ini digunakan untuk menciptakan desain sesuai patokan, agar setiap helai karpet bisa tampak serasi saat dipasangkan, terutama jika karpet tersebut memiliki corak. Jika tidak ada tanda panah, tambahkan sendiri, tetapi, pastikan keserasian antara arah tanda panah dan desain.

 

  • Temukan pusat ruangan

Pusat ruangan akan membantu Anda memasang karpet tile dengan cara seimbang. Caranya, ukur panjang masing-masing sisi dinding. Tentukan bagian tengah dari setiap dinding tersebut, lalu tandai dengan selotip atau pita perekat berwarna terang. Tarik garis dari setiap pusat dinding ke bagian tengah ruangan, sehingga Anda menemukan pusatnya.

 

Setelah menemukan pusat ruangan, gunakan kapur untuk membuat garis-garis lurus dari bagian tengah setiap dinding ke tengah ruangan. Anda bisa minta bantuan teman untuk membuat garis-garis ini, terutama jika ruangannya luas.

 

  • Mulai dari tengah

Setelah menemukan pusat ruangan, mulai dari tengah adalah cara termudah. Pasang karpet tile di titik tengah ruangan sebagai patokan, sebelum membentuk desain pilihan seperti Ashlar, Monolithic, Quarter Turn, dan sebagainya. Jika karpet memiliki desain geometris, pastikan arah pemasangan sudah benar sesuai desain.

 

Lantai yang dilapisi ubin akan lebih murah untuk dipasangi karpet, karena Anda bisa menggunakan garis-garis ubin sebagai patokan. Ketika sudah hampir menempel di tembok, ukur dan potong sisa karpet dengan cutter. Pokoknya, pastikan jarak antar helai karpet rapat dan lurus satu sama lain.

 

  • Ratakan Permukaan Karpet

Ruangan yang kecil akan terlihat bagus dalam sekejap setelah karpet dipasang. Akan tetapi, ruangan yang sangat luas di gedung komersial mungkin memerlukan perlakuan tambahan, seperti perata karpet. Anda bisa menggunakan perata karpet berbentuk gulungan (roller) yang bisa didorong dengan tangan, jika perlu.

 

Menyewa jasa pemasangan karpet adalah cara termudah memasang karpet tile, tetapi jika Anda ingin melakukannya sendiri, pastikan melakukan metode yang benar seperti contoh langkah-langkah di atas.

 

Tips Merawat Karpet Tile

Karpet tile termasuk jenis karpet yang tahan lama, tetapi perawatan yang baik tetap penting. Noda, debu, dan kerusakan fisik bisa mengurangi daya tahan serta keindahan karpet, terutama di bangunan komersial di mana karpet harus tahan selama mungkin. Berikut beberapa tips menjaga kondisi karpet tile agar awet:

 

  • Kurangi risiko debu dan noda menempel

Cara terbaik mencegah karpet cepat kotor adalah dengan mengurangi risiko menempelnya partikel keci, debu, cairan, atau noda. Pasang keset di depan berbagai pintu masuk utama, terutama jika orang bisa masuk dengan tetap mengenakan sepatu. Sediakan tempat menyimpan payung di depan pintu masuk, sehingga orang tidak akan masuk sambil menenteng payung basah.

 

  • Gunakan penyedot debu sesering mungkin

Penyedot debu adalah solusi terbaik untuk pembersihan permukaan karpet tile setiap hari. Helai serat/benang karpet ini cenderung pendek, sehingga debu dan partikel kecil lebih mudah disedot ketimbang karpet bulu atau yang berserat panjang. Pastikan frekuensi penyedotan disesuaikan dengan tingkat lalu lintas pejalan kaki di atas karpet tersebut.

 

  • Tes cairan pembersih sebelum digunakan

Cairan pembersih karpet terkadang diperlukan untuk membersihkan noda membandel. Akan tetapi, setelah membeli pembersih untuk pertama kalinya, coba oleskan sedikit di permukaan karpet (pilih bagian ujung atau sudut yang tidak terlihat). Biarkan hingga kering, dan lihat reaksinya setelah beberapa lama. Jika karpet tidak rusak atau mengalami perubahan tekstur, pembersih itu aman.

 

  • Tekan-tekan, bukan gosok

Ketika hendak membersihkan noda di karpet, coba gunakan air dulu sebelum mencoba pembersih kimiawi. Aplikasikan air dengan cara menekan-nekan permukaan karpet menggunakan lap basah, bukan menggosok. Hal ini untuk menjaga keawetan dan tekstur serat karpet.

 

  • Bersihkan dengan arah yang tepat

Saat membersihkan permukaan karpet menggunakan air atau cairan pembersih, pastikan mulai dari pinggiran noda, dan terus sampai ke pusatnya. Hal ini untuk mencegah noda semakin melebar.

 

  • Cuci karpet jika sempat

Jika karpet tile Anda berukuran kecil, Anda bisa mencoba mencucinya sendiri. Pastikan meletakkan karpet di permukaan rata yang bisa Anda basahi. Gunakan semprotan air bertekanan tinggi untuk membasahi semua bagian, sebelum mengoleskan deterjen lembut secara merata. Gosok dengan gerakan bolak-balik, lalu siram lagi seluruh bagiannya.

 

Akhirnya, pastikan melakukan pembersihan besar-besaran (deep cleaning) paling tidak setahun sekali. Proses ini sebaiknya dilakukan oleh pembersih karpet profesional, terutama untuk karpet di perkantoran atau bangunan komersial.

 

Ekstra: Cara Benar Menyedot Debu di Karpet

Menyedot debu merupakan metode pembersihan utama karpet tile, jadi pastikan Anda melakukannya dengan benar. Gunakan cara-cara menyedot debu di bawah agar Anda tidak memboroskan waktu dan tenaga:

 

  • Lakukan dengan telaten, tanpa terburu-buru

Banyak orang berpikir bahwa menyedot debu bisa dilakukan dengan cepat, karena ada mesin yang melakukan pembersihan. Padahal, terburu-buru saat menyedot debu akan membuat hasilnya kurang maksimal. Pastikan melakukan setiap gerakan menyedot dengan telaten dan tidak terburu-buru, agar ada waktu bagi mesin untuk menyedot semua partikel kecil.

 

  • Pilih selang peyedot yang tepat

Setiap penyedot debu memiliki pilihan ujung selang yang bervariasi. Jangan malas menggunakan ujung-ujung selang yang berbeda untuk membersihkan bagian tertentu, misalnya di sudut-sudut yang sulit dijangkau. Hindari juga jenis selang yang bisa merusak karpet, seperti penyedot dengan sikat berputar (beater brush) yang dapat merusak karpet dengan benang bergaya loop.

 

  • Sesuaikan kekuatan sedotan

Saat menyedot debu dari karpet, hindari menggunakan setelan untuk lantai keras (bare floor). Hindari juga menyalakan penyedot debu dengan kekuatan terlalu tinggi atau rendah, karena pembersihannya tidak akan efektif. Solusinya, nyalakan penyedot debu ke setelan tertinggi di atas karpet, lalu turunkan pelan-pelan sampai Anda merasakan karpet tersebut “ditarik” oleh selang penyedot.

 

  • Gunakan arah penyedotan yang benar

Saat mengarahkan selang penyedot, gunakan gerakan lurus. Dorong selang penyedot, lalu tarik kembali ke arah Anda, begitu seterusnya sebelum pindah ke area lain. Setelah membersihkan satu area, bersihkan area yang berlawanan. Hal ini untuk memastikan pembersihan yang maksimal.

 

  • Kosongkan penampung kotoran secara teratur

Tempat penampung kotoran yang terlalu penuh bisa mengurangi kinerja mesin penyedot debu. Buang isi penampungan kotoran secara teratur, idealnya setelah terisi sebanyak ¾ bagian.

 

  • Sesuaikan frekuensi pembersihan dengan lalu lintas kaki

Karpet idealnya dibersihkan seminggu sekali, tetapi Anda harus menaruh perhatian ekstra terhadap bagian-bagian ruangan yang paling banyak dilalui. Area di sekitar akses keluar-masuk atau ruangan tersibuk sebaiknya dibersihkan setidaknya dua kali seminggu.

 

Jangan takut untuk membersihkan karpet Anda, bahkan ketika ada sedikit gumpalan benang yang terlihat. Karpet berkualitas, terutama yang benang-benangnya tersimpul kuat seperti karpet tile, cukup tahan dibersihkan beberapa kali dalam seminggu. Debu yang terkumpul di karpet akan lebih merusak.

 

Solusi Terbaik Pemasangan Karpet Tile

Karpet tile dapat mengubah wajah ruangan dalam sekejap, tetapi Anda membutuhkan jasa profesional jika memasang karpet di kantor atau bangunan komersial lain. IanInterior adalah solusi profesional untuk pemesanan dan pemasangan karpet tile. Pilihan yang tepat jika Anda ingin karpet terlihat mulus, rapi, dan cocok dengan desain ruangan.

 

Mengapa Memilih IanInterior?

IanInterior adalah jasa penyedia dan pemasangan karpet berkualitas, cocok untuk pemilik/pengelola gedung kantor, kampus, ruang kerja, institusi, dan sebagainya. IanInterior menawarkan keunggulan layanan seperti:

 

  • Pengalaman dan portfolio beragam

IanInterior telah memiliki lebih dari lima tahun pengalaman sebagai penjual dan pemasang karpet, tirai, dan lantai. Proyek yang telah dilakukan mencakup berbagai kantor dan institusi di daerah Jabodetabek. Anda dapat membaca testimonial di situs resminya, agar lebih yakin.

 

  • Pemesanan dan pemasangan cepat

Butuh pemasangan karpet yang cepat tetapi rapi? IanInterior akan memproses pemesanan serta memasang karpet Anda secepat mungkin. Cocok untuk keperluan pemasangan karpet di kantor, pembangunan properti, atau proyek apa saja yang harus diselesaikan dengan cepat. Jika Anda punya proyek properti, pemasangan karpet yang cepat akan membantu Anda mengikuti jadwal.

 

  • Produk dan katalog beragam

Pilihan yang beragam akan membantu Anda memilih karpet terbaik untuk desain apa pun. IanInterior menawarkan banyak pilihan produk karpet tile, dengan beragam corak, warna, bentuk helai karpet, ketebalan, dan pilihan bahan. Anda bisa memilih yang terbaik sesuai dengan anggaran serta kondisi dan desain ruangan.

 

  • Kemudahan mengakses katalog

Lupakan buku katalog berat yang hanya bisa dilihat di toko. IanInterior memiliki katalog produk lengkap di situs resminya. Anda bisa mengakses katalog tersebut kapan saja, dan menyesuaikan waktu pembelian serta pemasangan dengan kebutuhan. IanInterior juga bisa mengantar contoh katalog ke tempat Anda, tergantung jarak dan alamat.

 

  • Teknisi berpengalaman

Memasang karpet di ruangan dengan berbagai desain membutuhkan pengalaman. IanInterior memiliki tim teknisi berpengalaman yang mampu memasang karpet dengan cepat dan rapi. Hasil kerja dijamin memuaskan, di manapun karpet tersebut dipasang. Anda juga bisa berkonsultasi tentang desain dan pemilihan jenis karpet yang tepat.

 

  • Garansi memuaskan

Khawatir dengan hasil pemasangan karpet? IanInterior menawarkan garansi yang cukup menggiurkan untuk setiap produk. Anda bahkan bisa mendapatkan garansi seumur hidup untuk berbagai produk berkualitas.

 

Semua layanan ini dijamin akan membuat pembelian Anda memuaskan, terutama jika tujuannya adalah mendekorasi ruangan atau properti penting. IanInterior adalah pilihan yang harus Anda pertimbangkan untuk menghiasi lantai rumah atau kantor.

 

Keunggulan Karpet Tile IanInterior Dibandingkan Produk Lain

Karpet tile mungkin bisa Anda temukan di mana saja, tetapi jika ingin produk berkualitas, IanInterior adalah solusinya. IanInterior menawarkan beberapa keunggulan dalam produk karpet tile-nya untuk Anda, seperti:

 

  • Bahan kuat dan tahan lama

Karpet tile IanInterior terbuat dari serat olefin dan nilon berkualitas. Bahannya membuat karpet tahan lama, tidak mudah berubah bentuk, dan mampu menahan beban harian, termasuk lalu lintas orang yang berjalan kaki di atasnya. Karpet yang kuat juga merupakan investasi properti yang baik.

 

  • Permukaan karpet yang kuat

Karpet tile dari IanInterior dibuat dengan menggunakan berbagai variasi jalinan benang bergaya loop. Desain ini menciptakan permukaan yang padat, kuat, tidak mudah berubah bentuk atau koyak, dan mudah dibersihkan.

 

  • Anti kelembaban dan jamur

Bahan karpet tile IanInterior terkenal tahan kelembaban, sehingga tidak akan menjadi habitat jamur dan lumut. Permukaan karpet juga relatif mudah dibersihkan, sehingga lebih awet.

 

  • Pilihan warna dan corak yang melimpah

Karpet tile IanInterior menawarkan pilihan warna polos dan bercorak, dengan beragam variasi motif dan kombinasi warna yang bisa Anda sesuaikan dengan desain apa saja. Mulai dari warna gelap, terang, motif geometris, motif samar, motif papan catur, hingga yang memiliki paduan warna cerah, koleksi karpet ini dijamin memberi pilihan untuk semua pembeli.

 

  • Kualitas antistatik

Setiap karpet tile dari IanInterior memiliki kualitas antistatik, alias tidak menghasilkan percikan listrik statis walau sering tergesek atau bersentuhan dengan berbagai permukaan keras. Karpet dengan kualitas ini ideal untuk dipasang di ruangan dengan banyak perlengkapan elektronik, karena tidak akan mengganggu kinerja peralatan tersebut.

 

Dengan berbagai kualitas ini, tidak heran jika karpet tile dari IanInterior telah banyak menghiasi kantor, institusi, dan bangunan lainnya di kota-kota besar.

 

Cara Menghubungi Jasa Pemasangan Karpet Tile

Ingin segera memesan dan memasang karpet tile berkualitas? Hubungi IanInterior lewat WA atau telepon ke nomor 081310005060. Anda juga bisa membuka situs resminya, IanInterior.co.id, untuk melihat-lihat produk, menjelajahi katalog, melihat portfolio dan testimonial, dan mencari inspirasi untuk memesan karpet.

 

Karpet adalah fitur desain yang relatif permanen, sehingga Anda harus mempertimbangkan setiap pilihan dengan baik. Jika Anda berniat menghias kantor atau bangunan komersial dengan karpet tile, pastikan menghubungi jasa yang sudah berpengalaman dalam menjual dan memasang karpet, seperti IanInterior.